Drs. Daming, Guru Kreatif dari Kaki Gunung Bawakaraeng


Guru kreatif adalah sebuah gelar yang pantas untuk disandangkan pada mereka yang senantiasa membuat suatu karya untuk pengembangan proses belajar. Karya-karya yang dibuatpun bukan harus berupa teknologi canggih tapi dari alat-alat sederhana yang mampu kita jangkau disekitar kita bisa jadi sebuah media pembelajaran. 


Drs. Daming, seorang guru honorer yang mengabdi di SMPN Satu Atap Tassoso, Desa Gunung Perak, patut untuk mendapatkan gelar sebagai salah satu guru paling kreatif yang dimiliki Indonesia. Betapa tidak, melalui tangan terampil guru yang juga berprofesi sebagai petani ini, telah banyak melahirkan karya-karya media pembelajaran yang sangat kreatif dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang banyak ditemui disekitar kita.

Kurangnya bantuan pemerintah dalam hal media belajar (seperti kit IPA) menyebabkan seringkali membuat  guru kesulitan dalam mengolah bahan ajar. Ditambah lagi letak geografis sekolah yang relatif terpencil menjadi pemicu Drs. Daming untuk senantiasa mengeluarkan segenap ide-ide kreatif yang dimiliki. Berbekal keahlian yang sudah dimiliki sejak lama, ditambah lagi dengan ilmu yang diperoleh ketika berkuliah menjadikan Drs. Daming tidak begitu kesulitan dalam melahirkan karya-karyanya.

Dalam setiap karya yang dibuat, alumnus Universitas Negeri Makassar ini berharap agar siswa mampu memperoleh manfaat yang besar meskipun dengan karya yang sederhana. Dalam beberapa karya yang telah beliau buat ini mewakili dari teknologi yang sudah ada seperti absen secara online yang belum mampu diterapkan disekolah yang terbatas masalah jaringan, maka dari itu beliau membuat sebuah model absen yang tidak memerlukan jaringan.

Berikut adalah beberapa karya yang sudah dibuat oleh Drs. Daming:

1. Alat Pengontrol Hapalan Al-Qur'an


Media pertama ini digunakan untuk membantu siswa dalam mengontrol hafalan al-qur’an meraka, siswa sebelum belajar biasanya membaca doa terlebih dahulu dan beberapa surah pendek dalam   al-qur’an, dengan media ini maka siswa akan dibantu mengontrol hafalan mereka.

2. Daftar Hadir Guru dan Pegawai


Media yang kedua yang dibuat oleh bapak Drs. Daming adalah sebuah absen untuk kehadiran guru. Cara kerjanya cukup tekan tombol on/off kemudian lampu warna merah disamping nama akan menyala terlebih dahulu, untuk menandakan kita hadir maka kita tekan tombol hitam yang mewakili nama kita dengan nomor pada bagian bawah yang akan menyalakan lampu warna kuning.

3. Peta Interaktif


Kemudian karya yang baru beliau buat adalah sebuah peta yang menunjukkan tempat penting di Indonesia seperti hasil bumi dan nama-nama provinsi. Dalam bingkai peta yang beliau buat itu memiliki rangkain untuk aliran listrik didalamnya dan disetiap nama ibu kota provinsi dan tempat-tempat penting di Indonesia diwakili dengan bola lampu yang berbeda warna.

Kreativitas memang tidak memandang usia terbukti dengan usia beliau yang tidak muda lagi tapi mampu membuat sebuah media pembelajaran yang  tentunya memotivasi bagi para pendidik muda untuk lebih banyak melakukan tindakan daripada hanya sibuk mebuat teori tanpa pembuktian. [zp_HM18]

0 Komentar