Mengapa Guru/Calon Guru Harus Belajar Psikologi Pendidikan?

 


Hai, Sobat Panrita. Pada saat menulis ini, saya baru saja selesai membaca buku Psikologi Pendidikan Edisi 3 yang ditulis oleh John W. Santrock. Di dalam buku tersebut dipaparkan berbagai hal tentang psikologi dalam dunia pendidikan, mulai dari Psikologi Pendidikan yang merupakan sebuah alat untuk pengajaran efektif, perkembangan kognitif bahasa, konteks sosial dan perkembangan sosioemosional, variasi individu, keberagaman sosial budaya, pembelajaran dengan kebutuhan khusus, pendekatan ilmu perilaku dan kognitif sosial, serta pendekatan pemrosesan informasi.

Terkait dengan pengertian Psikologi Pendidikan, buku tersebut menjelaskan bahwa psikologi pendidikan (educational psychology) adalah cabang psikologi yang khusus mengkaji pemahaman pengajaran dan pembelajaran dalam lingkungan pendidikan. [1]

Semakin dalam membaca buku ini, maka semakin paham pula kita akan arti penting mempelajari psikologi pendidikan, khususnya bagi seorang guru. Sebab di dalam buku ini, bukan hanya memaparkan psikologi pendidikan secara umum (teori-teori pengajaran dan sebagainya) tetapi juga menjelaskan dengan detail berbagai aspek pedagogis.

Tahukah kalian, Sobat Panrita, bahwa Psikologi Pendidikan merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa yang mengambil program studi kependidikan? Ya, faktanya adalah seperti itu dan mata kuliah tersebut wajib baik bagi mahasiswa S-1 sampai S-3.

Hal inilah yang memicu saya mencari berbagai artikel dan sejumlah referensi lain tentang psikologi pendidikan, dan yang menjadi rumusan masalah utamanya adalah: mengapa guru (atau calon guru) wajib mempelajari psikologi pendidikan?

Saya kemudian menemukan sebuah artikel ilmiah dengan judul: Pentingnya Guru Untuk Mempelajari Psikologi Pendidikan.

Artikel tersebut setidaknya memiliki 1 pertanyaan utama yang kemudian dibahas berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan. Adapun pertanyaan tersebut adalah: Apa pentingnya guru mempelajari psikologi pendidikan? [2]

Dengan menggunakan metode eksperimen, penelitian ini berhasil mengungkap jawaban dari pertanyaan di atas.

Pentingnya guru mempelajari psikologi pendidikan

Di dalam artikel tersebut secara umum dijelaskan bahwa psikologi pendidikan penting untuk dipelajari oleh guru supaya dapat menentukan metode pengajaran yang tepat dan efektif sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Sebab tidak dapat dipungkiri, sejauh ini masih banyak guru yang melaksanakan pengajaran dengan memukul rata ke semua peserta didik. Pukul rata disini dalam artian guru tersebut menganggap kemampuan peserta didik semuanya sama.

Padahal dalam kenyataan di kelas, dengan jumlah peserta didik yang berjumlah di atas 20 orang misalnya, maka kemajemukan pasti ada. Tidak hanya perbedaan karakter, tetapi juga perbedaan gaya belajar. 

Di dalam artikel tersebut dijelaskan pula bahwa Ada 10 macam kegiatan pendidikan yang banyak memerlukan prinsip-prinsip psikologi, yaitu: 

1) Seleksi penerimaan siswa baru.
2) Perencanaan pendidikan.
3) Penyususnan kurikulum.
4) Penelitian kependidikan.
5) Administrasi kependidikan.
6) Pemilihan materi pelajaran.
7) Interaksi belajar mengajar.
8) Pelayanan bimbingan dan penyuluhan.
9) Metodologi mengajar.
10) Pengukuran dan Evualuasi

Dengan alasan tersebut, sehingga memang diperlukan guru yang dapat menguasai setidaknya dasar-dasar ilmu psikologi pendidikan untuk dapat menciptakan suasana pembelajaran yang efektif dan tepat guna.

Referensi:
[1] Santrock, John W. 2009. Psikologi Pendidikan (Terjemahan). Jakarta: Salemba Humanika.
[2] Dodi, Nofri. 2016. Pentingnya Guru Mempelajari Psikologi Pendidikan Vol. 1. Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial. Hal. 59-63: 2541-657X

0 Komentar